Informasi Buku
Buku “Pelatihan Shalat Khusyu” Meditasi Tertinggi Dalam Islam
Telah banyak beredar buku mengenai shalat khusyu’, tapi buku ini memiliki keistimewaan tersendiri. Tidak hanya sekedar memaparkan hukum dan teori mengenai shalat khusyu’, buku ini juga menjelaskan langkah-langkah konkrit yang dapat dilakukan sendiri pembacanya agar dapat mencapai shalat khusyu’. Metoda yang digunakan telah dipraktekkan oleh ribuan orang yang telah mengikuti seminar dan Pelatihan Shalat Khusyu’ yang diadakan penulisnya.
Baca dan temukan cara menikmati kelezatan hidangan Allah berupa shalat khusyu’ sebagaimana yang telah dinikmati Saudara-Saudara kita.
Insya Allah.
………………………………………………………………………………….
Buku “Berguru Kepada Allah” Menghidupkan Kecerdasan Emosional dan Spiritual
Ada banyak sekali pertanyaan pada benak kita, namun terkadang jawabannya tidak mewakili keinginan kita. Pertanyaan-pertanyaan yang kita ajukan selalu mendapat jawaban yang tidak sederhana.Kita duduk di bangku sekolah untuk mendapatkan pengertian tentang sebuah ilmu.
Namun para guru memberikan definisi dan teori untuk memahamkan muridnya. Sekali lagi, kefahaman itu tidak mampu dicerna oleh semua muridnya.
Kita banyak melupakan sejarah belajar dan menerima pengajaran para nabi dan orang-orang alim masa lampau. Mereka menerima kefahaman terlebih dahulu baru mengajarkan sebuah ilmu. Dimasa kita masih balita, apakah yang kita dapatkan dari seorang ibu ? sebuah pengajaran dan belajar yang sangat unik dan ajaib. Beliau mengajarkan bagaimana menerima pengajaran tanpa kata-kata (parenting), sangat sederhana dan mudah difahami secara utuh (holistic).
Ibu tidak pernah mendefinisikan bagaimana rasa kasih sayang dan cinta itu, tidak pula mengajarkan bagaimana cara menghisap air susu. Kita hanya diam untuk memahami sebuah pengertian yang mengalir begitu saja. Kefahaman yang utuh !! Kita menggeliat di pembaringan berbulan-bulan, merangkak, mencoba berdiri lalu jatuh, berdiri, lalu jatuh lagi, ribuan kali ! Ibuku menyaksikan proses itu … kita hanya diajarkan untuk memahami yang terjadi dalam jiwa kita, sebuah naluri yang merasuk dalam sukma.
Mengerti itu adalah sebuah fenomena yang unik dan sederhana. Selama ini konsep kita terbalik !! kita belajar sebuah “pengertian” dari definisi, uraian, penjelasan dan perumpamaan, akhirnya kita tetap tidak mengerti secara utuh.
Bagaimana Allah mengajarkan sesuatu kepada makhluknya? Melalui Apa? Sebuah kefahaman yang bisa dimengerti oleh apa saja dan siapa saja, sangat mudah dan tidak njelimet. Yaitu Sebuah kata tanpa suara (shaut) dan tanpa huruf (harf). Adalah kata-kata Tuhan yang paling sederhana dan mudah kita terjemahkan kedalam bahasa verbal. Kita sudah menerima itu semua, baik berupa ilham baik (taqwa) maupun ilham buruk (fujur). Tanpa mengenal bahasa-Nya, kita akan mengatakan:
· Mengapa Shalat khusyu’ itu sulit dilakukan?
· Mengapa berbuat jahat itu lebih mudah?
· Sedangkan berbuat baik memerlukan upaya yang luar biasa?
· Mengapa setiap berdoa sulit memahami jawabannya?
Buku ini akan menguak sebuah rahasia yang anda pertanyakan selama ini.
…………………………………………………………………………………..
DVD “Pelatihan Shalat Khusyu” 1 Disc
Membuka paradigma kita tentang pengertian Shalat Khusyu’.
Terbagi dalam beberapa chapter/menu sehingga lebih memudahkan kita untuk mengikuti materi yang disajikan.
Materi dalam DVD ini meliputi :
· Chapter 1 - The Philosophy of Shalat
· Chapter 2 - Otak & Spiritual
· Chapter 3 - Who Am I
· Chapter 4 - Shilatun - Shalatun - Shalawat
· Chapter 5 - Dzikrullah
· Chapter 6 - Relaksasi / Praktek Shalat
…………………………………………………………………………………..
Buku “Spiritual Salah Kaprah“
Betapa banyak orang saat ini gandrung dengan istilah kecerdasan spiritual (SQ). Training SDM pun bermunculan untuk membentuk kecerdasan spiritual dengan berbagai metode. Menjadi seorang spiritualis kini bisa ditempuh dengan mudahnya.
Apalagi setelah hasil riset otak berhasil menemukan titik tuhan (God Spot), sehingga ketenangan jiwa bisa direkayasa melalui musik alphamatik atau zat kimia, seperti endorpin, dopamin dan serotonin.Padahal kaum sufi menempuh jalan spiritual begitu panjang dan berliku dengan beruzlah, ber’itikaf dan berzikir.
Karya Abu Sangkan ini membongkar kekeliruan kita dalam memahami spiritualitas agar tak terjebak dari berbagai berhala spiritual.
Berspiritual adalah perjalanan ruhani, bukan permainan otak (brain game).